Metodologi Penelitian Kualitatif

Lexy J. Moleong. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

“Siapa sangka gagang telepon lebih kotor daripada dudukan kloset. Kondisi serupa terjadi pada mouse dan keyboard komputer. Peralatan penunjang kerja itu bisa mengandung bakteri 400 kali lebih banyak daripada dudukan kloset. “Kami sarankan agar alat kerja itu dibersihkan secara berkala.””
— Charles Gerba, Ahli Mikrobiologi Universitas Arizona, AS.

Bila anda meragukan temuan Charles Gerba itu, anda dapat menelitinya hingga anda menemukan kebenarannya. Buku Metodologi Penelitian Kualitatif ini ditulis oleh Prof. Dr. Lexy Johannes Moleong, M.A., seorang peneliti senior. Sejatinya sebuah penelitian adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran yang bukan dibenar-benarkan, tapi kebenaran yang memang benar-benar, benar. Karena kebenaran itulah yang akan dijadikan landasan bertindak. Bukan atas dasar asumsi. Untuk mendapatkan kebenaran, mestinya suatu penelitian dilandasi kaidah-kaidah yang baik agar hasilnya dapat dipercaya. Buku ini disajikan secara gamblang, mulai dari perencanaan penelitian hingga menyajikan hasilnya pada publik. Setiap tahap dalam penelitian diuraikan di sini, bukan saja komprehensif tapi juga operasional.

Interested on library and information science, literacy, digital library, digital humanities, data science, media and culture studies.

Related Posts

Beat the Giant

Yuswohady, Dyah Hasto Palupi, Teguh S. Pambudi. 2013. Beat the Giant. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

2060 Section 1: When The World is Yours

Yuli Pritania. 2013. 2060 Section 1. Jakarta: PT Grasindo.

The Ghost Bride: Pengantin Arwah

Yangsze Choo. 2014. The Ghost Bride: Pengantin Arwah. Bandung: Qanita.

Steve Jobs

Walter Isaacson. 2011. Steve Jobs. Yogyakarta: Bentang.

Six Suspects: Pembunuhan pun mengenal kasta

Vikas Swarup. 2010. Six Suspects: Pembunuhan pun mengenal kasta. Yogyakarta: Bentang.

The Kampretoz

Uki L. 2012. The Kampretoz. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.