23 Episentrum: Sebuah perjalanan mata, hari, dan hati

Adenita. 2012. 23 Episentrum: Sebuah perjalanan mata, hari, dan hati. Jakarta: PT Grasindo.

“Seseorang yang merasa sudah melakukan pencapaian dalam hidupnya, biasanya akan terus bersemangat untuk melakukan pencapaian lainnya. Tularkan energimuā€¦energi besar yang kamu miliki. Hidupkan impian orang lain, bangunkan dari mati suriā€¦ jangan biarkan dia mati!”

23 Episentrum adalah buku 2 in 1. Berisi novel yang bercerita perjalanan 3 orang anak muda untuk mengejar profesi yang dicintainya. Perjalanan Matari, Awan, dan Prama dalam mengejar ambisi dan eksistesi. Mengungkap makna hidup dan menemukan kebahagiaan hingga akhirnya menemukan “23 Episentrum” dalam perjalanannya. Perjalanan mata, hari dan Hati.

Dan sebuah buku suplemen yang berisi cerita tentang 23 orang anak muda yang memilih melakukan pekerjaannya sesuai dengan apa yang mereka cintai. 23 orang membagi kisahnya. Kisah kecintaan atas apa yang mereka lakukan. Karena mereka percaya, sesuatu yang dilakukan dengan hati akan selalu menghasilkan energi yang tak pernah mati.

Interested on library and information science, literacy, digital library, digital humanities, data science, media and culture studies.

Related Posts

Beat the Giant

Yuswohady, Dyah Hasto Palupi, Teguh S. Pambudi. 2013. Beat the Giant. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

2060 Section 1: When The World is Yours

Yuli Pritania. 2013. 2060 Section 1. Jakarta: PT Grasindo.

The Ghost Bride: Pengantin Arwah

Yangsze Choo. 2014. The Ghost Bride: Pengantin Arwah. Bandung: Qanita.

Steve Jobs

Walter Isaacson. 2011. Steve Jobs. Yogyakarta: Bentang.

Six Suspects: Pembunuhan pun mengenal kasta

Vikas Swarup. 2010. Six Suspects: Pembunuhan pun mengenal kasta. Yogyakarta: Bentang.

The Kampretoz

Uki L. 2012. The Kampretoz. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.